IP
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Februari 2013

Repair Carbon Film Air Flow


Terkadang kita menghadapi masalah dengan air flow di astina,yang kita tahu selama ini pokok-nya air flownya bermasalah tanpa tahu mbenerinya bagaimana,kalaupun mau ganti biayanya cukup tinggi.
Untuk itu mas Roni Ch Wijaya menurunkan salah satu triknya di postingan hari ini :
Gejalanya biasanya saat gas di injak kenikan rpm mesin bisa naik bisa turun atau malah naik turun alias goyang dombretta ,tidak sesuai dengan pijakan kaki di gas ....dan kemungkinan besar itu adalah CARBON FILM-nya yang bermasalah mengingat dari sisi usia yang tidak muda lagi 
Berikut postingan mas Roni Ch Wijaya di Grup FB MAI :
seperti yg kita tau..astina menggunakan air flow yg rentan sekali rusak karena pengaruh umur pemakaian...& yg rusak sebetulnya adalah CARBON FILM nya 
yg pada terkikis...gejala yang terasa adalah pada saat gas di injak, mobil seperti ngajak disko, alias tidak halus kenaikan RPM nya berbanding dengan pijakan pedal gas.
Tiba2 di RPM tertentu bisa ngedrop, atau malah rpm naik turun...
sebetulnya klo cuma tergores dijalurnya masih bisa diakali dengan memindah jalur jarum ke jalur carbon film yg blm tergores...tapi klo sampai tergorenya memutus/memotong jalur carbon jelas sudah tdk bisa diakali dengan cara tsb...
nah cara mengatasinya adalah membuat lapisan carbon film baru...
lsg saja...
caranya siapkan bahan & alat2 nya...
bahan yg diperlukan adalah ,rokok satu bungkus beserta korek,CARBON cair,lem alteco atau semacamnya,serta minyak kayu putih...LIHAT GAMBAR 1
kenapa saya menggunakan lem???karena agar carbon baru bisa keras,cepat kering & mengkilap spt lapisan aslinya...karena klo tdk dicampur lem/resin carbon bakal susah kering bisa sehari semalam & hasilnya kurang keras serta tdk mengkilap...sebetulnya klo carbon yg digunakan berbentuk cairan kental spt autoseler tdk perlu menggunakan lem..tapi carbon spt itu sangat susah dicari...& saya menggunakan carbon cair yg msh gampang nyarinya biar rekan2 tdk repot...karena carbon cair masih banyak dijual di toko elektrik (ingat toko elektrik bukan elektronik)
ok...selanjutnya bersihkan jalur carbon film di air flow menggunakan minyak kayu putih..LIHAT GAMBAR 2 & 3...klo ada alkohol 70% keatas..kenapa?...karena kita akan membuat lapisan carbon dijalur tsb...atau carbon baru ditumpuk dijalur carbon yg lama...jadi jalur yg lama harus bersih karena kebersihan adalah sebagian dari iman...& agar lapisan carbon yg baru dpt menempel dengan sempurna...
setelah itu campurkan carbon cair & alteco...LIHAT GAMBAR 4...klo yg punya resin alteco bisa ganti pake resin...hasil lebih bagus..perbandinganya ga usah banyak2 lem nya kira2 10:1 lah kira2 saja..lem hanya bth setengah tetes mungkin..setelah itu solasi bagian yg lain atau yg bukan jalur karbon agar tdk "mleber" & biar hasilnya spt jalur aslinya lagi...setelah itu oleskan carian carbon & lem yg sudah di aduk tadi ke jalur carbon film yg lama...agar lebih mudah saya melepas pcb dr air flow...tapi klo yg ga mau ribet bisa lsg saja cukup melepas jarumnya saja..
setelah dioleskan dengan merata jemur dibawah sinar matahari...sembari menunggu kering bakar & hisap dulu rokoknya...LIHAT GAMBAR 6..
setelah kering rakit kembali & pasang lagi dimobil...
sekarang sudah ga bakal pusing lagi bagi rekan2 yg air flow nya rusak karena bisa merepair air flow nya sendiri tanpa harus ganti baru yg harganya masih jutaan rupiah...
 
Demikian postingan tips hari ini semoga bisa menambah pengetahuan kita terhadap astina masing masing dan semakin tahu akan fungsi dan pemecahan masalah kalau pas ketemu masalah ......

Salam Astiner


Keep Brotherhoods


Minggu, 23 Desember 2012

Posisi Nomer Mesin Astina

Dipenghujung akhir Desember ini admin akan sedikit sharing tentang posisi nomer rangka Astina dan Posisi nomer mesin mesin Astina .
Karena posisi nomer mesin ini tulisannya boleh tergolong kecil dan kalau sudah tertutup oli atau kotoran akan semakin susah mencarinya,apalagi untuk astiner yang baru dan ingin mencari posisi nomer mesinnya.
dari beberapa pengalaman ada yang 4 hari tidak ketemu bahkan nyampai seminggu.
Mudah mudahan ulasan ini bisa menjembatani untuk temen temen yang lain yang kebetulan baru mencari posisi nomer mesin.

Untuk mencari posisi nomer mesin setelah kap mesin anda buka :
  1. Lepas selang hostair atau selang pernafasan untuk memudahkan melihat posisi nomer rangka mesinnya 
  2. Perhatikan besi yang menonjol yang berada di bawah Delco ...bersihkan dari kotoran agar nomer mesin terlihat.
Untuk mencari nomer rangka astina adalah lebih mudah karena dia berada di sisi ruang mesin di depan posisi driver.
Silahkan lihat gambar di bawah ini agar terbayang posisinya dimana ....




Semoga bermanfaat dan salam ASTINER .....keep brotherhood ...


Senin, 03 Desember 2012

Handbrake Ngunci/Terkunci

Kondisi di mana handbrake terkunci kadang di alami oleh kita biasanya terjadi karena posisi garasi yang miring dan saat mobil di masukkan ke garasi si handbrake di pakai untuk waktu yang cukup lama.

Kdang kita di pusingkan dengan kondisi tersebut,untuk itu berikut saya ulas tips dari mas Rizky Yudho mudah mudahan bisa menjadi solusi bagi yang mengalami.


  • Sebelumnya pastikan mobil di parkir di tempat yang datar.
  • Pastikan Handrem dalam kondisi terbuka
  • Silahkan ambil posisi di deket roda belakang ( Ngolong )
  • Lihat posisi per yang di lingkarin di gambar di atas,tarik per tersebut sehingga bergerak bebas.
  • Kalau tidak bisa bersihkan kotoran yang menempel pada per tersebut dengan cairan WD
  • Untuk mengetes apakah handrem sudah tidak mengunci cobalah dorong,jika sudah ringan berarti handrem sudah tidak mengunci..
Selamat mencoba ......


Kamis, 14 Juni 2012

Peta Indonesia Portable

Selamat pagi pengunjung blog Mazda Astina ....
Kali ini admin akan share tools untuk peta portable,Yups portable ....kurang lebihnya kalau kita denger kata portable biasanya adalah tape portable ( hehe ),Tapi yang di maksud kali ini adalah software yang tidak perlu di install di local dokumen,biasanya saat kita menggunakan software harus di install di C >>>Program files >>>bla bla ...,tapi kalau portable cukup anda copy di flash disk dan tidak di install di local dokumen jadi tidak memberatkan komputer sobat.
Dan salah satu yang membedakan adalah tidak ada licensi dokumennya ....,
Oke peta portable ini admin bagikan untuk rekan rekan astiner yang sabtu dini hari ini persiapan berangkat ke Bandung untuk Kopdar 3 bulanan.
Untuk rekan rekan astiner yang belum biasa ke bandung maka akan jadi masalah kalau belum tahu lokasi perjalanan,mungkin opsi ini bisa di pertimbangkan,dengan mendownload file ini yang terdiri dari dua sesi kemudian di extract ke folder yang sama.
Setelah selesai klik di file exe yang muncul,maka menu di atas akan muncul,untuk cara penggunaanya lihat di mencari rute.
Untuk pembacaan bisa di serahkan kepada partner yang duduk di depan pilot astiner mas bro ....
Monggo di cek di TKP mas bro ...FYI file ini sumbere dari Garmin lho ... :

Salam

Jumat, 01 Juni 2012

Rangkaian LED Knight Rider



Masih ingat dengan film Knight rider yang populer di tahun 90-an ....Yups Knight Rider
Salah satu film yang di nanti di waktu itu,kemunculan KITT yang sangat exotis baik dari sisi panampilan dan tehnologi yang di benamkan di dalmnya.

Sekarang kita coba melengkapi astina kita yang notabene sudah sangat mirip dengan si kitt agar lebih KEYEN dan beda dari yang lain tidak ada salahnya kalau kita coba lengkapi dengan rangkaian elektronika di bawah ini untuk membuat lampu merah yang ada di depan seperti gambar di atas.Dan lampu tersebut merupakan salah satu ciri dari si KITT.

Lampu LED akan menyala dari tengah ,Dari kiri dan kanan ke tengah dan begitu terus secara kontinyu.
Sudah lama admin mencari rangkaian ini secara tidak sengaja kemarin malem Alhamdulillah ketemu,Biar gampang nyarinya langsung di uploade di sini.Mudah mudahan berguna bagi yang lain.

Oke langsung ke TKP ....

Dalam rangkaian LED ini, 555 adalah sebagai osilator. Output dari 555 secara langsung terhubung ke input dari counter dekade 4017.

Masukan dari counter 4017 disebut garis jam. Sepuluh output Q 0 sampai Q 9 menjadi aktif, satu per satu, naik dari gelombang dari 555. Output masing-masing dapat memberikan sekitar 20mA tapi LED tidak harus terhubung ke output tanpa resistor pembatas arus (100R atau 220R).

Menggunakan enam LED 3mm, layar dapat ditempatkan di bagian depan sebuah mobil model untuk memberikan efek yang sangat realistis. Output yang sama dapat diambil untuk transistor driver untuk menghasilkan versi yang lebih besar pada layar.

Rangkaian ini mengkonsumsi 22mA, hanya memberikan 7mA untuk setiap LED. Output “berjuang” satu sama lain melalui resistor 100R (kecuali keluaran Q0 dan Q5).

Daftar komponen yang diperlukan :
  • 1x Timer NE555 Bipolar
  • 6x LED (Merah)
  • 8x 100 Resistor (1/4W)
  • 2x 220 Resistor (1/4W)
  • 1x 1K Resistor (1/4W)
  • 1x 68K Resistor (1/4W)
  • 1x 3.3µF Electrolytic Capacitor (16V)
  • 1x 4017 Kontra Dekade
  • 1x 9V Tegangan baterai

Skema Rangkaian Knight Rider

Rabu, 25 April 2012

Tips membersihkan throtle body Astina

Injector Cleaner

Berikut Tips dari mas Mahesa untuk membersihkan Throtle body dari kerak kerak hasil pembakaran  pembakaran di mesin Astina anda agar bisa meningkatkan performa mobil astina anda,
Mari ke TKP ....
Lepaskan Kabel Busi satu demi satu 

Lepas hose / belalai gajah yang menuju ke throtlebody dengan mengendurkan pengikatnya terlebih dahulu

Lepas saluran hawa / konektor dari hose ke head silinder

Semprot satu persatu lubang busi menggunakan cleaner (recomend DCS or Nulon) untuk membersihkan kerak2 sisa pembakaran. 
Penyemprotan dilakukan secukupnya ditunggu kira2 10-15menit agar obat berfungsi


Semprot ke dalam throtlebody dengan cairan yang sama secukupnya juga. Tarik kabel gas terlebih dahulu untuk membuka katupnya.

Busi yang belum dibersihkan akan terlihat kotor dan kadang berjelaga. Bisa dilihat dari kepala busi kalo pembakaran yang bagus (AFRnya pas) akan berwarna merah bata, kalo kelebihan campuran bensinnya akan berwarna hitam dan kalo kelebihan campuran udara akan berwarna putih kering. Hal ini bisa jadi pedoman keadaan mesin anda.

Bersihkan kepala busi dengan sikat kawat atau ampelas. Perhatikan agar kerenggangan /gap antara katoda dan anoda busi tidak berubah, bandingkan dengan busi yang baru.
Busi setelah dibersihkan

Setelah proses cleaning selesai berikut ini step step selanjutnya :
  • Bantu kerok sisa karbon di dalam silinder dengan obeng yang panjang.
  • Starter mobil dengan lubang2 silinder ditutupi lap atau apa saja untuk mengeluarkan sisa karbon dan cairan yang dibersihkan. Ini adalah cara jika dirumah tidak ada kompresor untuk meniup, atau jika di bengkel biasanya disedot dengan alat khusus.
  • Pasang lagi busi ke silinder, lalu pasang juga hose ke throtlebody
  • Nyalakan mobil sambil digas2  dan tahan gas pada putaran tinggi untuk mengabutkan sisa2 karbon di silinder. saat awal starter akan terasa susah karena masih ada cairan pembersih di ruang bakar dan throrlebody yang akan bercampur dgan bensin. dari knalpot akan terlihat asap putih yang bikin mata perih, jangan takut itu adalah sisakarbon dan cairan pembersih yang terbakar. nyalakan terus mobil sampai asap hilang kira2 5menit.
  • Untuk hasil yang lebih maksimal lakukan proses dari awal sekali lagi.
Sebelum mobil akan diservice atau di bersihkan ruang bakarnya panaskan dulu mobil kira2 3-5menit agar suhu ruang bakar panas dan karbon mudah nglothok
Saat servis biasanya akan habis antara 1-2kaleng cairan, itu juga tergantung berapa kali proses yg dilakukan.

Sabtu, 21 April 2012

Sensor MAP ke MAF Mazda Astina - BP25 [MAP2MAF]


Tulisan ini admin dapatkan dari sumber di link ini : http://ototronik-inovatif.blogspot.com.au/2010/12/project-mazda-astina-map2maf.html
Sengaja admin kumpulkan di sini dengan harapan bila suatu waktu di perlukan rekomendasi dari rekan rekan astiner yang membutuhkan tulisan ini gampang dalam mencarinya.


Tulisan MAP2MAF di atas memiliki arti sebagai konverter untuk merubah sinyal yang dikeluarkan MAP sensor menjadi sinyal yang seharusnya di keluarkan oleh MAF sensor. Latar belakang pembuatan konverter ini (atau bisa juga kita sebut juga piggyback) dikarenakan adanya kerusakan pada sensor MAF (Mass Air Flow). Karena susah untuk mendapatkan MAF sensor untuk mobil jenis ini dan jika kalau beli-pun harganya juga relatif mahal, maka saya mencoba berinisiatif menggantikan sensor MAF aslinya dengan sensor MAP dari mobil toyota. Pada dasarnya pemakaian sensor MAP dari jenis mobil apapun bisa, toh yang penting namanya sama2 MAP, tentunya mempunyai karakteristik yang sama meskipun nilai yang dihasilkan agak berbeda sedikit tapi masih linear antara sensor MAP mobil A dengan sensor MAP mobil lainnya.


Sebelum membahas mengenai MAP2MAF ini lebih jauh, lebih pas kalau kita membahas dulu perbedaan antara sensor MAP dan sensor MAF. Saya coba ambilkan artikelnya dari internet saja ya...he..he..
dibaca sendiri saja ya...terlalu panjang kalau ditulis disini ...
www.autoshop101.com/forms/h34.pdf
Untuk sensor MAP , bisa dibaca sendiri disini ya :
www.autoshop101.com/forms/h35.pdf
Kita lanjutkan ... tapi di baca dulu 2 file pdf di atas ya...


Karakteristik sensor MAP dengan sensor MAF sangat berbeda... yang satu mengukur besaran tekanan absolutnya dan yang satu mengukur besaran aliran udaranya... Posisi pemasangannyapun juga berbeda. Jika mengikuti arah aliran udaranya, sensor MAP dipasang setelah throttle, sedangkan sensor MAF dipasangsebelum throttle. Coba kita cermati lebih jauh lagi....


Jika kita mengukur durasi bahan bakar (dalam satuan mili detik) dengan menggunakan scantool atau DI Meter maka bisa kita amati sebagai berikut :
Untuk sensor MAP : pada kondisi beban yang sama, misalkan mobil berjalan dengan kecepatan konstan di jalan yang datar, maka pada setiap kondisi RPM yang berbeda akan menghasilkan durasi semprotan bahan bakar yang relatif sama pula. Jika diamati juga besar tegangan sensor MAP yang dihasilkan dengan menggunakan scantool atau Voltmeter, maka akan didapatkan juga besaran yang sama pula untuk setiap besaran RPM mesin. (catatan : kondisi beban yang sama, misalkan yaitu mobil berjalan dengan kecepatan konstan di jalan yang datar). Sehingga bisa kita simpulkan bahwa antara besaran tegangan sensor MAP dengan besar mili detik (ms) semprotan injektor mempunyai hubungan yang relatif linear. Pada gambar dibawah adalah contoh hubungan antara sensor MAP dengan kebutuhan ms semprotan injektor.
Contoh hubungan MAP dengan ms-Injektor pada R1-Modul
Untuk sensor MAF : pada kondisi beban yang sama, misalkan mobil berjalan dengan kecepatan konstan di jalan yang datar, maka pada setiap kondisi RPM yang berbeda akan menghasilkan durasi semprotan bahan bakar yang relatif sama pula. Jika diamati juga besar tegangan sensor MAF yang dihasilkan dengan menggunakan scantool atau Voltmeter, maka akan didapatkan juga besaran yang berbeda pula untuk setiap besaran RPM mesin. (catatan : kondisi beban yang sama, misalkan yaitu mobil berjalan dengan kecepatan konstan di jalan yang datar). Sehingga bisa kita simpulkan bahwa antara besaran tegangan sensor MAF dengan besar mili detik (ms) semprotan injektor mempunyai hubungan yang tidak relatif linear. Supaya didapatkan hubungan yang relatif linear, maka diperlukan faktor RPM sebagai koreksinya.


Dari keterangan di atas, supaya sensor MAP bisa menggantikan sensor MAF, maka diperlukan tambahan koreksi lagi dari besaran RPM, seperti pada blok diagram di bawah ini :
Dari eksperimen sewaktu melakukan setting-an pada mobil mazda astina BP25 didapatkan hubungan antara MAP dengan MAF basic sebagai berikut :
Gambar di atas adalah konversi tegangan dari sensor MAP menjadi MAF Basic. Disini masih dikatakan basic karena memang harus ada koreksi lagi dari RPM, seperti terlihat pada grafik di bawah.


(catatan : karakteristik sensor MAF untuk Mazda Astina BP25 adalah semakin besar beban/load/akselerasi maka semakin kecil tegangan sinyalnya, berbeda sekali dengan sensor MAP yang saya ambil dari toyota, semakin besar beban/load/akselerasi maka semakin besar pula tegangan yang dihasilkan )


 Keterangan :


· Series1 : MAF target pada kondisi tanpa beban (masuk gigi 0 pada perseneling)
· Series2 : delta RPM sebagai nilai pengurang dari MAF basic


Dari logika dan rumusan-rumusan di atas, akhirnya dibuatkan program C untuk mikrokontroler dan tentunya hardwarenya juga untuk diaplikasikan langsung ke mobil mazda astina BP25. 
Setelah diuji coba akhirnya didapatkan hasil yang memuaskan.


Keuntungan jika dbuatkan MAP2MAF adalah sebagai berikut :
  • Sensor MAF yang lama (memakai jarum secara mekanis) yang memang sangat rawan untuk rusak sudah digantikan dengan sensor MAP yang sudah kompak dan sudah teruju keawetannya.
  • Bisa dipakai sensor MAP merk apa saja, tergantung nilai konversi yang kia gunakan tinggal menyesuaikan karakteristik sensornya.
  • Sensor MAP yang second bisa didapatkan dengan harga yang murah, sekitar 200 ribu rupiah.
  • MAP2MAF ini sendiri juga merupakan modul piggyback, jadi kita bisa men-setting ulang kebutuhan dari mesin mobi seperti yang kita harapkan. Apakah power yang di kejar ataukah untuk settingan mobil yang irit
Sumber Artikel : http://ototronik-inovatif.blogspot.com.au/2010/12/project-mazda-astina-map2maf.html

Minggu, 08 April 2012

Electrical Circuit Protection - 1

image

Untuk beberapa mobil Astina yang sudah mengalami pengecatan ulang atau peremajaan pasti ada beberapa parameter informasi yang biasa di tempel di body mobil ikut hilang,termasuk informasi tentang fuse atau sekering ukuran dan penggunaanya.

Untuk itu mudah mudahan dengan gambar diatas memudahkan rekan rekan astiner untuk menemukan kembali fungsi,ukuran yang tepat dalam memilih fuse nantinya.

Salam Astiner

Kamis, 05 April 2012

Rawat Rem Disc Brake supaya Tetap Pakem


Mobil-mobil baru sekarang ini boleh dibilang sudah menggunakan Rem Cakram, terutama bagian depan. 
Ada pula yang keempat roda sudah dilengkapi sistem itu.
Dan salah satu kelebihan dari Mazda Astina adalah ke 4 rodanya menggunakan sistem cakram .
Perangkat utamanya terdiri dari piringan cakram dan Kampas Rem (brake pad) yang digerakkan oleh kaliper. Sebagai 'perpanjangan tangan' sistem hidraulis rem, kaliper memiliki ujung pada piston penekan. Desainnya (bentuk dan dimensi) utamanya menyesuaikan ruang sesuai mounting rem mobil tertentu. 
Jadi, jika kaliper tidak ada istilah universal alias bisa dipakai mobil jenis apa saja.

Untuk bikin pakem rem, biasanya karena mesin sudah dimodifikasi dengan melebarkan diameter cakram dan luas permukaan Kampas Rem. Dengan memperbesar Kanvas Rem, sudah pasti hal itu membutuhkan jumlah piston yang memadai.

Nah, piston pada kaliper suka disebut pot. Di pasaran tersedia 5 jenis pot, dimulai dari tunggal (single pot), 2 pot, 4 pot, 6 pot, dan 8 pot. Adapun yang single dan double pot adanya cuma versi OEM.

Terpenting lagi, bila Rem Cakram yang sudah memakai sistem disc brake tidak dirawat, nyawa taruhannya. Kita coba  langkah perawatannya dan bisa dikerjakan sendiri.

  1. Disc cleaner Setiap menempuh 10.000 km bersihkan debu-debu dengan disc cleaner berupa cairan dengan cara disemprot. Debu dan kotoran akan rontok. Untuk hasil maksimal, setelah disemprot, lap dengan kain.
  2. Ampelas dan bubut Biasanya bila sudah menempuh 100.000 km, selain sil-sil rem diganti, Kanvas Rem dan cakram diampelas agar permukaan tetap rata. Bisa juga jarak tempuh di bawah itu bila rem sudah menimbulkan bunyi decit lantaran Kampas Rem Cakram sudah tipis, berdebu atau permukaan cakram tidak rata. Lihat Cakram Motor dan Kanvas Kopling.Jika cakram yang tidak rata, diatasinya dengan dibubut. Tapi ingat batas maksimumnya, bila sudah terlalu tipis atau retak, cakram sebaiknya diganti.
  3. Minyak rem Isi dan ganti setiap menempuh 20.000 km. Minyak rem yang terlalu lama, kandungan airnya makin tinggi, apalagi kualitas minyak rem kurang bagus. Hasilnya, titik didih kian rendah mengakibatkan performa rem tidak bagus. Lihat Kampas Rem Cakram
  4. Kualitas minyak rem Pada kemasan minyak rem ada tulisan DOT (Department of Tranportation) dibarengi dengan angka, itu menunjukkan tingkat kekentalan dan titik didihnya. Semisal DOT 3, 4, dan 5, sama dengan perbedaan kaliper rem 4 sampai 8 pot. Semakin tinggi spek pot, pemakaian minyak remnya  menggunakan DOT yang tinggi.
  5. Untuk rem standar bisa menggunakan DOT 3 atau 4. Lain jika sistem penghenti laju sudah dimodifikasi untuk mengimbangi tenaga mesin yang besar, pakai DOT5 karena bahannya menggunakan silikon. Selain titik didih tinggi, tidak mudah menguap




Sabtu, 31 Maret 2012

Mencegah Astina dari kebakaran




Mobil terbakar tak mesti terjadi hanya karena huru-hara, tetapi bisa kapan saja. 
Pasalnya, mobil terdiri dari bahan-bahan yang sangat mudah terbakar, seperti plastik, katun, karet. Apalagi jka sampai merembet ke tangki bahan bakar, dapat dipastikan akibatnya akan lebih parah lagi.

Pepatah Bilang " Mencegah lebih baik daripada menanggulangi" . 
Kebakaran bisa saja disebabkan oleh hal-hal sepele, yang sebetulnya dapat dihindari.

Berikut ini ada beberapa hal yang menyebabkan mobil terbakar dan tips mencegahnya:

  • Salah satu penyebab kebakaran adalah lompatan bunga api akibat kebocoran kabel busi yang kurang baik kondisinya. Anda sebenarnya dapat mencegah hal ini jika secara teratur memeriksa kondisi kendaraan.
  • Yang sering terlupa oleh kita para astiner adalah mengecek selang bensin ,Kemungkinan karena sudah terbilang "Dewasa" maka selang selang bensin perlu di remajakan kembali,dan juga klem kleman selang bensin antara sambungan harus di pastikan terpasang dengan kuat.
  • Pastikan dalam memilih selang bensin haruslah yang berkwalitas baik karena kalau asal asalan dalam memilih selang bensin astina maka biasanya cepat jebol,mengingat karakter daya semprot dari Fuel pump astina sangat kuat.
  • Anda juga sebaiknya menghindari sambungan (jumper) sekering dengan kawat atau kabel biasa karena ukuran kekuatan tidak akurat sehingga bisa menimbulkan panas pada kabel listrik.
  • Jangan lupa pula merawat bantalan-bantalan (bearing) yang terbuka seperti bearing untuk penyetelan ketegangan V-belt, karena jika bearing tidak bekerja dengan sempurna dapat menimbulkan panas, bahkan bisa pula timbul bunga api, akibat gesekan. 
  • Isolasikan dengan baik sambungan-sambungan kabel listrik.
  • Sambungan-sambungan seperti slang atau pipa bisa menjadi titik rawan.
  • Karena itu, periksalah selalu dan segera ganti apabila ditemukan kerusakan atau kebocoran. Periksa juga klem-klem pada ujung slang atau pipa bensin, di tangki, di fuel filter, fuel pump, terutama klem slang atau pipa setelah mendapat tekanan dari fuel pump.
  • Pada sisi ini tekanan bahan bakar cukup tinggi sehingga klem harus kuat untuk menjaga agar tidak terdapat kebocoran bahan bakar.
  • Hindari juga kebiasaan yang berisiko, seperti menggunakan korek api sebagai penerang sewaktu terjadi kerusakan kendaraan. Pada buku petunjuk (manual) kendaraan biasanya dianjurkan menggunakan lampu darurat portable atau flash light (lampu baterai) untuk menghindari sumber api.
  • Jika sampai terjadi kebakaran, Anda masih dapat mengupayakan terhindarnya akibat yang lebh parah dengan menggunakan pemadam api (fire extinguisher).
  • Pilihlah jenis yang sesuai dengan kendaraan Anda dan tempatkan pada posisi yang mudah dijangkau.
 
  • Jangan Anda menganggap remeh hal ini, karena Anda tidak pernah tahu kapan kebakaran terjadi. 



Selasa, 20 Maret 2012

Modifikasi Lapisan Spedo Meter

Lapisan polarise menggelembung
Dikarenakan mobil astina boleh di bilang sudah berumur karena rata rata keluaran Tahun 1990 - 1993 maka rata rata pula pemilik mobil astina menghadapi problem yang sama yaitu lapisan polarisednya mengkerut di karenakan usia pemakaian dan penggunaan lampu spedometer menggunakan bohlam biasa yang menimbulkan panas pada lapisan polarisednya,maka menimbulkan lapisan tersebut mengkerut dan akhirnya display di spedo meter jadi agak susah di baca,otomatis pula kurang bagus untuk di lihatnya.

Agar Jalan Astina Bisa Langsam

Setelah menyimak dari para senior astina di grub Fb dapat ilmu baru bahwa dari gambar di atas adalah salah satu yang perlu di pertimbangkan saat jalan astina gak ajrut ajrutan atau bisa langsam .
Nama partnya adalah TPS ( Trothle Position Sensor ) harga di pasaran saat ini sekitar 850 ribuan .

Senin, 19 Maret 2012

Mesin Mbrebet bisa karena Injektor yang bermasalah


Berikut ini makalah yang saya dapat dari sumber : www.ac.elektrik.com tentang injector mesin injeksi ,bisa dijadikan bahan referensi .
Injektor adalah komponen penting dalam mesin injeksi bahan bakar yang berfungsi untuk mengabutkan bahan bakar bertekanan menuju ruang bakar dalam mesin.Jika proses pengabutan tidak baik membawa masalah tersendiri pada kinerja mesin.
Seperti contoh berikut ketika nilai resistansi atau tahanan yang terukur pada terminal injektor berubah menjadi lebih kecil dari nilai yang seharusnya, membuat pembakaran dalam mesin tidak sempurna dalam artian bahan bakar tidak terbakar semua saat terjadi pembakaran.

Gambar di atas adalah cara untuk ukur nilai tahanan salah satu Injektor yang menggunakan resistant tinggi,dengan nilai tahanan berkisar 12 ohm sampai 15 ohm,jika nilai tahanan berubah ketika di ukur menggunakan ohm meter dan berada di bawah 10 ohm bisa jadi mungkin hasil pengukuran menunjukan angka 5 ohm, akibat yang di timbulkannya adalah:
Mesin terasa merebet saat akselerasi, sedangkan pada putaran mesin tanpa beban atau putaran tinggi tidak terasa pengaruhnya terhadap kinerja mesin,tetapi ketika mesin akselerasi pada putaran berkisar 1500 rpm sampai 2000 rpm terasa merebet akibat pengabutan yang tidak sempurna dan terjadi banjir.
Kondisi ini hampir mirip dengan jika pengapian terjadi tidak sempurna yang mungkin di sebabkan oleh terjadinya kebocoran arus listrik yang menuju busi 
Untuk memeriksa apakah kondisi injektor bagus dalam mengabutkan bahan bakar minyak seperti ilustrasi di atas bisa dilihat juga dari kondisi busi dan biasanya busi ditempat injektor yang rusak akan terlihat lebih basah dari busi di silinder lain yang injektornya  tidak mengalami kerusakan.


Semoga bisa menambah pengetahuan.


Sumber :www.ac.elektrik.com



Perbedaan Surat Tilang Merah dan Biru

Mas berow dan mbak sis tahu gak kalau "ternyata kartu tilang kendaraan itu ada dua ( admin juga malah baru tahu ...he he ...so makannya saya coba share di sini mungkin berguna ya .... )
Kali ini admin coba sharing tentang perbedaan kartu slip "TILANG" warna merah dan warna biru.Sebelum ngebahas lebih lanjut silahkan perhatikan gambar kartu tilang di bawah ini dan temukan perbedaanya :
Sekarang kita lihat maksud kenapa yang berwarna merah dan kenapa yang berwarna biru :
Jika anda menerima slip tilang yang berwarna merah itu artinya anda menyangkal kalau telah melanggar aturan dan mau membela diri di pengadilan setempat.
 Dan biasanya karena kita belum paham dijadikan alat untuk mengakali ketidak tahuan anda, akhirnya damai di tempat karena tidak mau repot ngurusin sidang,Bukan karena mau membela diri di persidangan tapi karena "TIDAK MAU REPOT ......"Padahal .....silahkan lihat di surat yang biru
 Surat Tilang dengan warna ini artinya " Kita mengakui KESALAHAN telah melanggar aturan lalu lintas dan bersedia membayar denda ,Biasanya tinggal transfer ke ATM an BUMN dan uang tersebut masuk ke rekening NEGARA ,Dari slip bukti transfer tersebut sebagai bukti untuk mengambil surat surat kita yang di tahan di Kapolsek atau kantor polisi yang terdekat .......,segala keputusan ada di tangan anda ,Daripada masuk ke kantung yang gak jelas lebih baik masuk ke kantung negara bukan .....???

Sabtu, 10 Maret 2012

Tips Merotasi Ban

Ban mobil termasuk fast moving, artinya ban mobil adalah bagian yang cepat aus dan mau tidak mau harus diganti kalau mobil tetap mau dipakai. Rotasi ban adalah tips utama untuk menjaga keamanan dan memperpanjang masa pakai sebuah ban mobil.
Idealnya penggantian ban dilakukan bersamaan pada semua ban mobil kita. Alasannya untuk tetap menjaga keseimbangan pengendalian (traksi) yang optimal. Tapi kenyataannya sebagian ban kita masih punya ketebalan alur (groove) dalam batas aman, meskipun ban yang lainnya sudah harus diganti. Disamping itu harga ban mobil juga tidak bisa dibilang murah, jadi selama bisa dihemat mengapa tidak?

Mengapa ban mobil anda harus secara rutin dirotasi? Tujuan utamanya hanya satu yaitu agar usia pakai ban mobil lebih panjang dengan memabgi secara rata kebotakan pada tiap-tiap ban.

Pertama: Ban depan lebih cepat aus (botak) dibanding ban belakang
Biasanya ban depan (terutama untuk mobil berpenggerak roda depan) akan lebih cepat aus (botak). Hal ini disebabkan karena ban depan menjadi Direct Executor dalam manuver mobil. Contohnya:
  1. Ketika mobil mulai bergerak, ban depanlah yang "menarik" (Front Wheel Drive).
  2. Manuver saat berparkir, menggerakan roda depan untuk mendapat posisi ideal.
  3. Beban mobil saat pengereman sebagian besar tertumpu pada kedua roda depan.
  4. Membelok saat mobil melaju juga mengikis ban depan lebih daripada ban belakang.
Kedua : Kebotakan ban yang tidak merata
Kadang kebotakan pada sebuah ban mobil tidak merata (Uneven Tyre Wear). Bisa botak di sisi luar atau dalamnya saja. Biasanya ini disebabkan oleh Wheel Alignment yang kurang baik. Untuk solusinya anda butuh melakukan Spooring. Bila kemudi terasa menarik ke satu sisi (kanan atau kiri) itu adalah satu indikasi kuat mobil anda membutuhkan Spooring. Spooring hanya dilakukan pada kedua roda depan saja.
Ban Botak - Rotasi Ban
Kedua alasan diataslah yang mewajibkan anda me-rotasi ban mobil anda secara rutin. Anjurannya adalah setiap 5000 KM sekali. Dengan rotasi, keausan ban akan lebih merata diantara kelima-limanya (termasuk ban cadangan).
fwdAturan Merotasi Ban untuk mobil Front Wheel Drive (penggerak roda depan):
1. Ban depan kanan menjadi ban cadangan
2. Ban depan kiri mundur ke belakang kiri
3. Ban belakang kanan maju ke depan kiri (Cross)
4. Ban belakang kiri maju ke depan kanan (Cross)
5. Ban cadangan menjadi ban belakang kanan
rwdAturan Merotasi Ban untuk mobil Rear Wheel Drive (penggerak roda belakang ) dan Four Wheel Drive (penggerak empat roda):
1. Ban depan kanan mundur ke belakang kiri (Cross)
2. Ban depan kiri menjadi ban cadangan
3. Ban belakang kanan maju ke depan kanan
4. Ban belakang kiri maju ke depan kiri
5. Ban cadangan menjadi ban belakang kanan
Dengan rotasi diatas, kebotakan ban akan lebih merata sehingga setiap ban akan memiliki usia pakai yang lebih panjang, berkendara lebih nyaman dan lebih aman.
Sumber : www.situsotomotif.com

Kamis, 08 Maret 2012

Oil Catch Tank

Bagi yg blm tahu maksud dari Oil Catch Tank adalah alat untuk menampung uap oli yg biasanya langsung di sedot oleh intake manifold, jadi dgn ada nya alat ini, mesin tentunya lebih bersih tidak tercampur dgn Oli.& pembakaran semakin sempurna..busi lebih tahan lama,tarikan sedikit lebih enteng & asap knalpot tdk pedih di mata..
Untuk Mas Berow Astiner yang mau bereksperimen dengan semboyan "Kalau bisa IRIT kenapa mesti MAHAL"bisa mempertimbangkan ide dari Macgyver kita ( Mas Roni Ch Wijaya ) berikut ini sedikit ulasan pesan dari mas Roni "Bagi Anda yang mempunyai sifat kreatif (kere tapi aktif) spt saya ini saya sarankan bikin "OIL CATCH TANK" sendiri hanya dengan dana kurang dari 50rb...jauh lebih irit dr pada beli jadi yg harganya dikisaran 700rb sekian.."

  • Siapkan slang bensin 
  • Filter bensin suzuki Carry atau KATANA (tipe mobil bukan pedang jepang)...utk pemasangan bisa contoh gambar diatas spt di astina mas Roni

Sumber : Trik Mas Roni Ch Wijaya

Sabtu, 28 Januari 2012

Tips Mengusir Embun di Kaca Mobil Saat Hujan



1. Aktifkan AC dengan volume tinggi.
Saat hujan menguyur, itulah saat suhu udara mendadak berubah dingin. Besaran suhu itu lebih kecil ketimbang yang ada dalam kabin mobi. Akibatnya terjadi perbedaan tekanan udara di luar dan di dalam mobil.
Embusan karbondioksida saat pengemudi dan penumpang mobil serta embusan udara dari AC mengalami kondensasi di kaca mobil. Karena itu, Anda harus bertindak cepat begitu tahu hujan mulai turun.
Caranya, aktifkan AC hingga tingkat tinggi. Begitu pun dengan blower. Itu untuk mengimbangi penurunan suhu udara di luar mobil. Bila ternyata cara itu tak mempan, artinya AC mobil Anda bermasalah. Anda perlu mencoba cara darurat.

2. Oleskan sampo rambu di kaca bagian dalam.
Cara darurat yang anda bisa tempuh adalah mengoleskan sampo rambut di kaca dalam bagian atas. Olesi bagian itu secara melintang dari kiri dan kanan. Atau sebaliknya, Begitupun di bagian bawa.
Sampo rambut memiliki unsur kimia tertentu dengan besaran PH tertentu. Unsur tersebut mampu mengurangi ketegangan permukaan air atau gaya tarik-menarik antarmolekul air.

3. Taburi kaca luar dengan tembakau.
Bila Anda tak membawa sampo ternyata tembakau rokok bisa jadi solusi. Caranya, taburi, kemudian oles-oles kaca bagian depan mobil dengan tembakau yang dicampur sedikit air. Mungkin secara ilmiah cara seperti ini belum bisa dipertanggungjawabkan. Tapi pengalaman selama ini telah membuktikan.

4. Proses mengaktifkan AC yang benar.
Seperti disinggung di poin pertama, embun di dalam mobil saat hujan mengguyur karena perbedaan tekanan suhu antara di dalam dan di luar mobil. Suhu di dalam kabin yang lebih rendah ketimbang di luar mobil menjadi pemicu munculnya embun.
Caranya, sebelum Anda menyalakan mesin mobil buka semua kaca jendela selama 5-10 menit. Setelah mesin dinyalakan segera aktifkan AC dan blower hingga volume tertinggi. Hal itu dimaksudkan agar sisa hawa panas enyah dari kabin.

Jumat, 27 Januari 2012

Peta Portable


Untuk Masbro dan mbak Sis yang sedang dalam perjalanan dan belum punya GPS bisa memanfaatkan Peta dalam format flash di link berikut ,Monggo silahkan di sedot :

Rabu, 25 Januari 2012

10 Tip Merawat AC Mobil


Berkendaraan Mobil akan terasa nyaman, jika penyejuk udara (AC) bekerja sempurna. Sudah menjadi suatu kebutuhan apalagi dikota besar seperti Jakarta kalau AC ngadat atau tak dingin, keadaan pun jadi serba salah kaca jendela kalau dibuka, masalah keamanan, debu dan asap kendaraan akan masuk, namun jika ditutup ruangan akan terasa panas dan pengap,gangguan pada AC biasanya lantaran kurang perawatan. Tips berikut ini dapat membantu Anda melakukan perawatan AC sendiri sebelum kondisi AC menjadi rusak berat:

  1. Jagalah selalu kebersihan kabin dari debu dan kotoran. Terutama karpet 2 lembar yang didepan karena akan tersedot kedalam evaporator (lembab) sehingga terjadi jamur dan spora sangat tidak baik buat kesehatan, dan menimbulkan bau yg tidak enak bila pertama kali AC dihidupkan.
  2. Saat mencuci mobil, buka kap mesinnya dan semprotkan air yang kencang pada bagian Condensor AC (yang bentuknya mirip radiator dan biasanya terletak didepan radiator) kotoran atau debu yang menempel bila dibiarkan akan mengeras bisa mengakibatkan korosi atau keropos sehingga menjadi bocor pada bagian kondensor.
  3. Memilih tempat parkir yang teduh jika parkir kendaraan dalam waktu yang cukup lama, Karena kalau di tempat panas biasanya pas pengemudi masuk, ruang dalam cukup panas dan mengakibatkan membutuhkan proses pendinginan yang lama. Selain itu beban pendinginan saat mobil berjalan pun ikut tinggi.
  4. Perisalah ExtraFan (kipas) yang didepan Condensor apakah hidup bila Ac dihidupkan. Bila tidak segera ganti, akan mengakibatkan Compressor rusak atau selang high press bisa meledak.
  5. Jangan merokok di dalam mobil karena asapnya bisa mengotori Evaporator nikotinnya yang lengket dan berlendir serta menimbulkan bau tak sedap dan susah hilang.
  6. Jangan memaksimalkan beban AC saat kendaraan melaju kencang dengan menurunkan temperaturnya.
  7. Sebelum menghidupkan mesin matikan AC terlebih dahulu, sesudah mesin stabil baru hidupkan AC. Begitupun sebaliknya, matikan AC terlebih dahulu bila mau matikan mesin.
  8. Jangan memakai pengharum wewangian yang mutunya kurang jelas, akan menimbulkan bau dan susah dibersihkan. Dan jangan memakai pengharum model colok ke grill sebab sering terjadi patah. (karena sebagian Grill susah dapat dibeli dipasaran).
  9. Kalau ada gejala yang tidak biasa seperti AC kurang dingin lebih baik segera ke bengkel specialist ac mobil, agar tidak terlanjur rusak yang mengakibatkan biaya tinggi.
  10. Lakukan perawatan rutin AC। Sangat disarankan setahun sekali, yang perlu diganti Receiver Dryer, Oil Compressor, services Blower, Evaporator, kuras Condensor dan Freon. Perawatan rutin di samping memperpanjang fungsi Componen AC menjadi lebih lama, juga akan membuat udara segar yang berembus selalu segar.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Laundry Detergent Coupons